Seputar Kepri dan Kukerta Kebangsaan 2016

“Tulisan ini dibuat sebelum program Kukerta/KKN (Kuliah Kerja Nyata) Kebangsaan 2016 dimulai. Tulisan ini sebagai pra-riset awal saya tentang Propinsi Kepulauan Riau dan program KKN Kebangsaan 2016” – Reza Syahputra (Peserta dari UIN Suska Riau)

Sekilas Tentang Propinsi Kepri


Propinsi Kepulauan Riau (Kepri) salah propinsi yang ada di Indonesia. Kepri merupakan pemekaran dari Propinsi Riau dan telah menjadi propinsi tersendiri sejak 1 Juli 2004 (UU No. 25 Tahun 2002). Ada apa saja di Kepri? Bagaimana gambaran umum mengenai Kepri?

Peta Propinsi Kepulauan Riau


Propinsi Kepri memiliki ibukota Kota Tanjung Pinang. Wilayah Kepri dibagi atas 6 wilayah administratif yaitu Kota Tanjung Pinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna dan Kabupaten Lingga. Luas wilayah Kepri sebesar 252.601 KM2 dengan 95% berupa luas lautan dan hanya 5% luas daratan.

Kepri memiliki wilayah yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga. Batas arah Utara adalah Vietnam dan Kamboja, arah Timur adalah Malaysia, Brunei dan Propinsi Kalimantan Barat, arah Selatan adalah Propinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Propinsi Jambi serta arah Barat adalah Singapura, Malaysia dan Propinsi Riau.

Download peta dalam bentuk PDF.

Salah satu fakta yang menarik di Kepri adalah adanya KEK (Kawasan Ekonomi Khusus). KEK adalah zona perdagangan internasional yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam pengembangan, kesejahteraan masyarakat dan bisnis. Wilayah yang termasuk dalam KEK adalah Batam, Bintan dan Karimun. Keuntungan dari KEK adalah barang impor yang diperdagangkan bisa diperoleh dengan harga murah karena bebas bea masuk.

Pengenalan Kukerta


Kukerta/KKN (Kuliah Kerja Nyata) merupakan salah satu wujud nyata dari Tri Darma perguruan tinggi. Kampus (Universitas, Institut) memiliki program pengabdian kepada masyarakat bagi para mahasiswanya yang biasa kami sebut dengan KKN. Tujuan dari KKN adalah agar mahasiswa dapat berperan aktif di lingkungan masyarakat dengan penerapan ilmu serta teknologi yang mereka kuasai untuk membantu serta mengembangan masyarakat dan lingkungan baik dari segi pendidikan, agama maupun yang lain.

Apa itu KKN Kebangsaan? Program pengabdian masyarakat yang dipusatkan pada propinsi tertentu di Indonesia dengan kerjasama oleh Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenrisdikti) dan dengan beberapa perguruan tinggi yang berpartisipasi.

Pada tahun 2015 lalu, KKN Kebangsaan dipusatkan di wilayah Propinsi Riau dengan tuan rumah Universitas Riau (UR). Pada tahun 2016 ini, KKN Kebangsaan dipusatkan di wilayah Propinsi Kepulauan Riau dengan tuan rumah Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah).

Dari Esai Hingga Mahasiswa Se-Indonesia


Sebelum menjadi peserta KKN Kebangsaan 2016 perwakilan dari kampus bersama rekan-rekan yang lain, saya harus menyelesaikan sebuah esai dengan tema “Pengembangan Ekowisata Bahari Daerah Terdepan, Tertinggal, dan Terisolir (3T) Berbasis Masyarakat Sebagai Strategi Menjaga Kedaulatan NKRI”. Gambaran umum mengenai jawaban dari esai tersebut adalah apa yang akan dilakukan sebagai mahasiswa dalam pengembangan ekowisata bahari tersebut? Karena saya adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi maka jawaban esai yang saya berikan adalah bagaimana kami mampu untuk menginformasikan kepada masyarakat luas tentang potensi di Kepri agar mampu untuk mendorong kesejahteraan masyarakat serta tetap mampu untuk menjaga kedaulatan NKRI.

KKN Kebangsaan 2016 belum dimulai (baru mulai pada 20 Juli 2016 mendatang) akan tetapi perasaan berada  di situasi disana sudah mulai terasa dan terbayang. Antara senang, gembira, takut dan was-was. Rasa itu saat ini campur aduk bagaikan gado-gado. Hanya bisa berharap agar program tersebut berjalan dengan lancar dan baik.

Euforia KKN kebangsaan 2016 telah terasa secara virtual yaitu dalam dunia maya. Tak ada yang mampu untuk menghindari arus teknologi saat ini. Secara viral orang-orang dapat membahas satu hal yang sama dan bergabung dalam komunitas yang diingkan secara cepat dan instan. Begitupun dengan KKN Kebangsaan 2016. Data yang ada menunjukkan terdapat 62 perguruan tinggi yang berpartispasi dalam program ini. Saya membayangkan mahasiswa se Indonesia yang menjadi peserta nantinya akan berkumpul bersama pada satu titik.

Pada suatu malam, saya menerima undangan grup line “KKN Kebangsaan 2016” oleh teman saya sesama satu program studi. Grup tersebut dibuat oleh temannya yang ada di Bengkulu yang juga merupakan peserta. Pada malam itu yang awalnya hanya dari enam orang, secara viral anggotanya terus bertambah dari berbagai perguruan tinggi yang ada.

Grup Line "KKN Kebangsaan 2016". Mari gabung bersama untuk #KKNKebangsaan2016


Hari berganti hari, grup tersebut semakin ramai dengan beragam pembahasan yang menarik mulai dari perkenalan, hobi hingga pada masakan khas dari daerah masing-masing. Sebelumnya, saya tidak mengenal siapapun selain teman saya (sesama program studi) mahasiswa se-Indoensia yang menjadi peserta KKN Kebangsaan 2016. Dari grup tersebut saya mengenal teman-teman baru dari Sabang sampai Marauke.

Itulah hal yang saya sampaikan sebagai euforia KKN Kebangsaan 2016 meskipun programnya belum dimulai dan diantara kami belum pernah berjumpa secara langsung. Technology has changed everytihings. Arus teknologi tidak dapat terhindar dan ungkapan tentang “menghubungkan antar orang yang jauh” itu telah terbukti. Perkembangan secara viral dan masif ini memberikan sebuah keniscayaan mengenai kemanfaatan perkembangan teknologi saat ini, akan tetapi kita tetap harus mampu untuk menguasai diri sendiri terhadap teknologi. Bill Gates pernah mengatakan “teknologi itu hanya alat. Kita (manusia) yang menguasai alat”.

Oleh : Reza Syahputra
Ilmu Komunikasi - UIN Suska Riau.

Share on Google Plus

About Reza Syahputra

Kerani diambil dari Kamus Bahasa Melayu yang artinya Juru Tulis. Sedangkan 'X' merupakan tanda yang identik dengan "Unknown".
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. Balasan
    1. so pasti fan. mungkin untuk biaya hidup sana jg hrs dipersiapkan matang2

      Hapus